Tuesday, February 5, 2008

cheating


Hari ini, beberapa jam setelah aku tahu rahasia kecil yang cukup besar buatku.. aku jadi orang freak lagi. Ketidakjujuran dan ketidaksetiaan sering aku lihat ada di sekelilingku dan aku coba gak menanggapi itu dengan serius. Tapi ketika semua itu ternyata ada dalam darahku aku jadi malu, mual dan jijik. Apa mungkin semua orang pasti melakukannya even it once in life time?? Why people did that? How?


Life is sucks! Kenapa hidup harus diisi dengan cinta tapi tetap bisa berkhianat?

Kadang aku ngerasa gak siap menjalani hidup yang belum aku jalani, sering aku merasa gak ingin untuk menghadapi. Aku pernah dikhianati teman, sahabat dan pasangan. Aku merasa semua orang sanggup mengkhianati aku. Menjalin pertemanan adalah lumayan susah, menjalin persahabatan itu sulit, menjalin percintaan adalah yang terberat bagiku. Percintaan di sini bukan sebatas seseorang dengan pasangannya, tapi pada siapapun yang dicintainya.

Aku bisa sedikit santai menilai pengkhianatan orang lain, tapi aku gak bisa santai untuk pengkhianatan yang aku pikir aku alami meskipun beberapa kali aku toleransi. I tried to love someone or more with all my heart. I guess that’s not quite enough. Mereka masih punya alasan untuk bisa berkhianat.

Aku sering berpikir untuk tidak punya pasangan seumur hidup, apalagi untuk berkomitmen. Punya teman hidup atau suami yang kita cintai adalah sebuah keputusan besar yang penuh resiko. Mereka atau dia hanya akan menyakitiku di dalam. Tapi kenapa manusia diciptakan punya perasaan? Punya cinta sekaligus benci? Sama seperti yang aku rasakan sekarang, aku punya orang yang aku sayangi, aku peduli, aku rasa aku miliki tapi kadang aku gak bisa menghindari rasa benciku terhadap mereka ketika tanpa sadar mereka menyakitiku langsung ke jantung. Darahku seperti terpompa telalu banyak di jantung, sesak, susah bernafas. Mungkin Cuma seorang bayi yang gak berdosa yang bisa menyembuhkannya, dia gak akan menyakiti aku, akupun juga gak mungkin menyakitinya. Apa aku Cuma butuh seorang bayi untuk menyembuhkanku. Kalau aku gak punya pasangan, gimana cara memilikinya? Trus, apa bayi kecil itu harus selamanya jadi bayi supaya ketakutanku untuk disakiti gak mungkin terjadi? Rasanya juga gak mungkin.

Hhh..kenapa siklus hidup ini jadi mimpi buruk buatku…

Mungkin semua orang memang harus mengalami pahit getir dunia ya..?

6 comments:

papapam traffic said...

pahit getir dunia, dinikmati aja dengan hati lapang..senang, sedih, benci, rindu, harapan dan asa sebagian software yang diberikan Sang Pencipta kepada ciptaannya..gunakan software itu sesuai keinginan hati dan jangan sampai over load

Amsterdam - Today said...

memang perasaan manusia terlalu kompleks, tidak semudah permainan dadu berwarna *see pict...kadang kala kita harus dikhianati untuk mencintai seseorang dan mengkhianatin untuk dicintai seseorang
*salam kenal

Tukang Nggunem said...

Damn...gak nyangka kamu bisa nulis sedalem ini, meski kayaknya pernah aku denger itu semua dari mulut kamu sendiri... yo weslah, nikmati aja sebisamu...inilah hidup...inilah kenyataan... yang jelas sih kamu punya kuasa penuh atas dirimu...do everything u want if u think it's the best 4 u....

Enno said...

bahagia dan sedih... enjoy it! :)

my family said...

Hidup ga selalu sesuai yg kita inginkan,so apapun yg ada kita jalani & nikmati aja sob..

KonX said...

baca postingan lain mbak ngat-ngat, eh jadi suka. menang lomba buat puisi dan mengarang ya dulunya? wah inget tuker link yah... sekalian tak link juga dari bloggku yang ene. Abis seneng ama tulisan situ jeng.... Ke Bali nyok, ke kampungku getoh....