Saturday, September 6, 2008

PENJAGAL BIADAB

Postingan ini bukan karena aku pengen melindungi hak konsumen atau fakta haram dari MUI tentang daging glonggongan. Tapi lebih kepada kekejian dalam proses pembuatan daging glonggong ini. Aku pikir cuma sekedar diberi air minum yang banyak...ternyata tidak!
Berikut aku jelasin proses meng-glonggong sapi secara singkat da seadanya :
1. Sapi yang keesokan akan disembelih, diistirahatkan di tempat penyembelihan tidak resmi atau rumah warga
2. Kaki depan sapi diletakkan di tempat yang lebih tinggi dari kaki belakangnya dengan tujuan supaya air yang diminumkan tidak dimuntahkan oleh si sapi.
3. Mulut sapi dimasukkan selang sampai ke lambung dan terus menerus dialiri air sampai perut sapi membuncit.
4. Sapi didiamkan beberapa jam sambil badannya terus dibasahi dengan air supaya air yang tadi dipaksa masuk ke perut sapi bisa masuk dan mengalir ke pembuluh darah si sapi.
5. Selama proses ke 4, sapi biasanya bakal limbung karena jantung nya tidak sanggup memompa darah sehingga pembuluh darahnya pecah. Keadaan ini adalah saat dimana si sapi mengalami koma atau sekarat.
6. Semua proses tadi dinikmati oleh para penjagal tengik dan busuk yang otaknya dikotori oleh bayangan keuntungan yang berlimpah.
7. Dari semua kekejaman itu, aku menyatakan TIDAK bukan kepada daging glonggongan nya.. tapi kepada para penjagalnya!! Pengen rasanya aku meng-glonggong mereka sampe sekarat, biar mereka tau rasanya!

Maaf kalo dalam postingan kali ini aku sedikit emosi. Bagiku biarpun sapi adalah binatang yang diternakkan, tetep aja perlakuan dari penjagal busuk itu sangat tidak pantas.
Aku gak akan bilang mereka gak punya peri-kemanusiaan atau peri-kehewanan. Aku anggap mereka makhluk yang paling terkutuk dari yang terbusuk! Mereka juga harus merasakan penderitaan binatang yang dijagalnya suatu hari nanti...

20 comments:

cerita senja said...

itu kejam sekali, ngat!

aku sebal juga sama si penjagal menyebalkan itu

kalo kamu mau mengglonggong mereka semua, aku ikutan lho..

*panas nih*

Anang said...

ak sebell karo kowe tin! tenan!
pasa2 kok ngamuk2. haha.. cup cup cup...

Andri Kusuma Harmaya said...

Pernah denger ayam yg digelonggong ngat?Kalo ada,pelakunya gak cuman biadab..tp juga stres tingkat akut..Masak ayam digelonggong..Emang bisa naik berapa ons?!?
(malah ngomongin ayam ki piye to iki..)
-_-?

MBAH IM said...

"Mereka juga harus merasakan penderitaan binatang yang dijagalnya SUATU HARI NANTI."

Hehe...secara tidak langsung hati kecilmu sudah berbicara sendiri bahwa suatu hari nanti akan ada hari pembalasan (surga & neraka)...

Salam hangat nduk,

ngatini said...

Cerita Senja > Ayo kita gloggong para pembunuh kejam itu

Anang > Ampun dik anang...

Andri Kusuma Harmaya > kaya nya maksudnya ayam suntik deh..bukan ayam glonggong..hehe

Mbah im > "suatu hari nanti" bukan surga-neraka..tapi dalam kehidupan nyata...yang jelas2 aja..

Panda said...

yeah, topik ini emang lg memanas :)

biarkan mereka bertanggung jawab di Peradilan-Nya yang absolut adil (halah ngmong opo aku)

papapam traffic said...

bener2 nggak berperikebinatangan..puih! aku melu2 sanusi, eh emosi

Didi said...

prihatin aja deh sembari berdoa cepet2 diazab tuh ...

bagi mereka gk perlu lagi CARA yg baik kali...

@MAZING_KENTHIR said...

pi2e mana bu'..?

@MAZING_KENTHIR said...

Malaysia Desak Pembatasan Lagu Indonesia

Kuala Lumpur, 4 September 2008 07:34
Para pendengar radio di Malaysia bakal kesulitan untuk mendengar lagu-lagu Indonesia kalau saja pemerintah setempat mengabulkan permintaan pembatasan penyiaran lagu Indonesia.

Adalah Persatuan Karyawan Industri Musik Malaysia (Karyawan), yang mengusulkan pembatasan penyiaran lagu-lagu Indonesia di radio. Rencananya usulan tersebut akan disampaikan kepada Menteri Tenaga, Air, dan Komunikasi Malaysia, Shaziman Abu Mansor.

"Kami akan menghadap menteri Shaziman besok (Kamis, 4/9) untuk menyampaikan tuntutan kuota 90 persen siaran lagu-lagu Malaysia, sisanya baru lagu Indonesia 10 persen," kata Ketua Karyawan, Ahmad Abdullah, kepada Malaysiakini.com, Rabu (3/9).

Menurut Karyawan, jika tuntutan kuota itu tidak diterima, perbandingan 80:20 masih bisa diterima.

Tuntutan itu didukung sekitar 700 karyawan yang bekerja di industri musik. Dalam pertemuan itu, Presiden Karyawan Freddie Fernandez, komposer dan penyanyi terkenal M Nasir dan Nan Saturnie akan hadir dalam pertemuan dengan menteri.

Para karyawan industri rekaman Malaysia sudah lama memprotes dan menuntut agar radio di Malaysia tidak terlalu banyak menyiarkan lagu Indonesia karena akan menambah penjualan album penyanyi Indonesia di Malaysia, dan menurunkan pangsa pasar album penyanyi Malaysia.

Para penyiar dan pengelola stasiun radio Malaysia beralasan seringnya memutar lagu Indonesia disebabkan banyaknya permintaan dari pendengar.

Bahkan, tiga stasiun radio swasta yang saling berlomba menduduki posisi teratas di Malaysia, Era FM, Hot FM, dan Suria FM, memiliki program pemutaran lagu Indonesia setiap hari Minggu, antara jam 10-12 siang.

Penyanyi rock terkenal Malaysia, Amy Search, mengatakan bahwa jika jam 10 malam ke atas Malaysia sudah seperti Jakarta karena semua radio menyiarkan lagu-lagu Indonesia hingga dinihari.

Karena banyak penggemarnya, banyak perusahaan telekomunikasi seperti Maxis, DIGI, Celcom, dan Telekom Malaysia yang mensponsori konser musik musisi Indonesia di Malaysia.

SatoNa said...

huee.. sadiz banget.. walopun motong sapi aja udah sadiz, tapi kalo ini disiksa dulu khan lebi sadiz lagi.. ngeri deh.. ga akan mau liat.. >_<

kasian konsumennya juga yah.. ga tau apa-apa, ternyata malah daging mahal tuh isinya air smua.. -_-a

brainwashed said...

ga tega euy.. :(

subagya said...

Biarin aja mereka kena siksa di NeRAkA biar di gonggongin eh glonggongin air panas ke perut-perut mereka .... Bikin syebel masih aja ada manusia -manusia tengik dan tidak beradab.... (emosi juga nih-red)

Oeoes said...

wah saya malah baru tahu dari mbak nih kalau begini.keji amat ternyata ya..?padahal salah apa sapi tersebut...??sapi kan juga mahluk ciptaan tuhan.
hajar saja mbak, sikat atau glonggong balik aja mereka.aku dukung kok.

seezqo said...

Si penjagal kalo mati akan terlahir kembali (reinkarnasi) sebagai sapi, dan akan membayar semua perbuatannya ... alias akan dipotong juga

Herdin O. T. said...

GILA... no komen deh aku.... yg jelas.. SADIZ...!!!

mufti AM said...

Kalo dah menyangkut duit, segala cara dilakukan tanpa memandang itu baik atau buruk. Yang penting meraup untung sebanyak-banyaknya.

Anonymous said...

pernah liat proses pengglonggan daging di TV. kesian banget. jadi mendadak ga tega makan daging selama satu jam... *dikeplak ngatini*

yossy hamdan said...

Biadab banget, gak punya perasaan apa liat hewan sekarat begitu... Bener2 biadab!!

Ning said...

sabar bu...